HINDU
Agama : Hindu
Sastra : Huruf pallawa dan Bahasa sanskerta
Bangunan : candi
Pemerintahan : kerajaan
Kitab suci : Weda : a. Rigweda, berisi syair pujian terhadap para dewa.
b. Samaweda, berisi syair dan nyanyian suci dalam upacara.
c. Yajurweda, berisi doa-doa pengantar sesaji dalam upacara.
d. Atharwaweda, berisi mantra untuk menyembuhkan orang sakit dan jampi untuk sihir.
Dewa : a.Brahmana (pencipta)
b.Wisnu (pemelihara)
c.syiwa (penghancur)
Kasta : a.Brahmana ( orang suci)
b.Kesatria (bangsawan)
c.Waisya (pedagang)
d.Sudra (golongan bawah)
pokok2 ajaran hindu : a.hidup di dunia adalah samsara akibat perbuatan yang kurang baik (samsara)
b.adanya karma, yaitu hasil perbuatan yang kurang baik (karma)c.akibat karma, manusia akan mengalami reinkarnasi, yakni dilahirkan kembali dalam wujud yang lebih tinggi (Reinkarnasi)
d.orang yang sempurna hidupnya akan mencapai moksa (lepas dari samsara)
e. tinggal di surga (Nirwana)
penyiaran agama hindu di Indonesia : a. Teori Brahmana (orang suci/pemuka agama) oleh J.C Van Leur.
b. Teori Ksatria (penguasa/prajurit) oleh Teer Har
c. Teori Waisya (pedagang) oleh N.J Krom
d. Teori Sudra (orang2 buangan)
e. Teori Arus Balik (para pelajar) oleh F.D.K Bosch
kemunduran agama hindu : kemunduran sekitar abad ke-6 SM karena sebab-sebab berikut:
a.Kaum brahmana yang memonopoli agama dan upacara bertindak sewenang-wenang dengan menarik kurban yang besar sehingga menimbulkan beban.
b.Lahirnya agama Buddha yang lebih demokratis untuk mencari nirwana sendiri tanpa pertolongan orang lain yang diajarkan oleh Siddharta Gautama.
c.Agama Buddha lebih terbuka tanpa membeda-bedakan manusia.
a.Kaum brahmana yang memonopoli agama dan upacara bertindak sewenang-wenang dengan menarik kurban yang besar sehingga menimbulkan beban.
b.Lahirnya agama Buddha yang lebih demokratis untuk mencari nirwana sendiri tanpa pertolongan orang lain yang diajarkan oleh Siddharta Gautama.
c.Agama Buddha lebih terbuka tanpa membeda-bedakan manusia.
BUDDHA
Agama : Buddha
Sastra : Huruf pallawa dan Bahasa sanskerta
Bangunan : Patung buddha
Pemerintahan : Kerajaan
Kitab suci : a. Vinayapitaka (berisi aturan - aturan hidup)
b. Suttapitaka (berisi dasar - dasar dalam memberikan pelajaran)
b. Suttapitaka (berisi dasar - dasar dalam memberikan pelajaran)
c. Abdidharmapitaka (berisi tentang falsafah agama)
pokok2 ajaran buddha : a. saya berlindung pada Budha (sang budha Gautama)
b. saya berlindung pada Dharma (ajaran2 budha)
c. saya berlindung pada Sanggha (kumpulan umat budha)
kota2 suci agama buddha : a. Taman Lumbini, di Kapilawastu tempat kelahiran Shidarta, 563 SM
b. Bodh Gaya, tempat Shidarta menerima penerangan agung
c. Benares, tempat pertama Shidarta mengajarkan ajarannya
d. Kucinegara (kusyinara), tempat wafatnya Shidarta, 482 SM
penyiaran agama hindu : Siddharta Gautama adalah putra Raja Suddhodana dari Kerajaan Kosala.
Agama Buddha berkembang pesat di India pada masa Wangsa Maurya di bawah Raja
Ashoka. Raja ini pada awalnya memusuhi agama Buddha. Ia menciptakan "nerakaAshoka", yaitu hukuman rebus bagi penganut Buddha. Namun, pada suatu ketika orang
yang diperintahkannya untuk direbus tidak mati. Raja Ashoka sadar dari kekeliruannya
dan masuk agama Buddha. Bahkan, ia menjadi raja yang saleh dan menetapkan agama
Buddha sebagai agama negara. Ia pun mengajarkan Ahimsa, yaitu larangan membunuh dan
melukai makhluk. Berkat raja ini, agama Buddha dapat disiarkan ke seluruh dunia.
Bukti adanya pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia sebagai berikut
Selatan, dan di Jember. Arca di Sempaga merupakan yang tertua. Selain itu, ditemukan
pula arca bergaya gandhara (India Utara) di Bukit Siguntang (Sumatra Selatan) dan Kota
Bangun, Kutai.
2.Adanya prasasti berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta di Kutai dan Tarumanegara.
3.Adanya penganut agama Hindu dan Buddha di Indonesia.
4.Berkembangnya seni patung di Indonesia.
5.Penggunaan istilah warman sebagai nama raja seperti di India.
6.Munculnya kerajaan-kerajaan bercorak Hindu-Buddha.
7.Penggunaan bahasa Sanskerta dan tulisan Pallawa dalam kehidupan masyarakat.
8.Adanya sistem kemaharajaan.
9.Adanya kitab-kitab sastra yang bercorak Hindu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar